Tuesday, May 21, 2013

TUGAS III (Non Presentation)
1.    Sebutkan dan jelaskan kategori standart EIA/TIA dalam UTP
Terdapat beberapa jenis kategori kabel UTP ini yang menunjukkan kualitas, jumlah kerapatan lilitan pairnya, semakin tinggi katagorinya semakin rapat lilitannya dan parameter lainnya seperti berikut ini:

  • Kabel UTP Category 1
    Digunakan untuk komunikasi telepon (mentransmisikan data kecepatan rendah), sehingga tidak cocock untuk mentransmisikan data.
  • Kabel UTP Category 2
    Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai dengan 4 Mbps (Megabits per second)
  • Kabel UTP Category 3
    Digunakan pada 10BaseT network, mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1Mbps. 10BaseT kependekan dari 10 Mbps, Baseband, Twisted pair.
  • Kabel UTP Category 4
    Sering digunakan pada topologi token ring, mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 16 Mbps
  • Kabel UTP Category 5
    mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 100 Mbps, 
  • Kabel UTP Category 5e 
    mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps (1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 100 MHz.
  • Kabel UTP Category 6
    Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps (1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 200 MHz. Secara fisik terdapat separator yg terbuat dari plastik yang berfungsi memisahkan keempat pair di dalam kabel tersebut.
  • Kabel UTP Category 7 gigabit Ethernet (1Gbps), frekwensi signal 400 MHz

2.    Jelaskan dan sebutkan Jenis-jenis kabel BNC
Jenis-jenis kabel BNC
Thick Coaxial
·      Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (atau
sekitar 500 meter).
·      Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan,
termasuk dalam hal ini repeaters.
·       Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm
Thin Coaxial
·       Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185 meter) per
segment.
·       Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat
jaringan (devices)
·       Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.

3.    Jelaskan Perbandingan UTP, STP, Coaxial, dan Fiber Optik
TABEL: Perbandingan jenis kabel
Karakteristik
Thinnet
Thicknet
Twisted Pair
Fiber Optic
Biaya/harga
Lebih mahal dari twisted
Lebih mahal dari thinnet
Paling murah
Paling mahal
Jangkauan
185 meter
500 meter
100 meter
2000 meter
Transmisi
10 Mbps
10 Mbps
1 Gbps
> 1 Gbps
Fleksibilitas
Cukup fleksibel
Kurang fleksibel
Paling fleksibel
Tidak fleksibel
Kemudahan instalasi
Mudah
Mudah
Sangat mudah
Sulit
Resistensi terhadap inferensi
Baik
Baik
Rentan
Tidak terpengaruh


4.    Jelaskan perbedaan dari Ethernet 802.3 cabling standart, fast Ethernet 802.3u cabling standart , Gigabit Ethernet 802.3z (optical) dan Ethernet 802.3ab Electrical cabling standart.
Ethernet 802.3
adalah sebuah kumpulan standart IEEE yang mendefinisikan lapisan fisikda sub lapisan media acces control dari lapisan data-link standart Ethernet berkabel.IEEE 802.3 mayoritas merupakan teknologi Local Area Network(LAN),tapi beberrapa diantaranya adalah teknologi Wide Area Network(WAN).
Fast Ethernet 802.3u cabling Standart
Standart Fast Ethernet 100BaseTX,100BaseT4,100baseFX, yang mampu mentransmisikan data dengan kecepeatan 100 megabite per detik melalui kabel tembaga yang di pilin dan juga menewarkan fungsi autonegotiation.
Gigabit Ethernet 802.3Z optical
standart Gigabite Ethernet 1000Base-X,yang mamapu mentransmisikan data dengan kecepatan 1000 Megabit per-detik melalui kaber serat optic.
802.3ab Electrical Cabling Standart
Standart Gigabit Ethernet 1000BaseT yang mampu mentransmisikan data dengan kecepatan 1000 Megabit per-detik melalui kabel tembaga yang dipilin(twisted pair)


5.    Apa perbedaan Wire lan dengan wireless lan
Instalasi

Wired, kabel Ethernet harus ada di masing-masing komputer menuju komputer lain atau device sentral. Hal ini yang sering menyebabkan keruwetan karena panjangnya kabel yang dibutuhkan dan perlu pengaturan ruangan agar kabel tertata rapi. Sementara untuk konfigurasinya, jaringan wired maupun wireless tidak jauh berbeda.
Wireless, dapat dikonfigurasi melalui 2 cara yakni Ad Hoc yang dapat mengkomunikasikan jaringan peer-to-peer antar-device atau dengan mode Infrasutructure yang meperbolehkan device wireless dapat berkomunikasi dengan titik sentral yang kemudian dapat berkomunikasi dengan wired LAN yang ada di jaringan. Sebagian besar wireless membutuhkan mode Infrastructure. Keduanya membutuhkan Network adapter bernama WLAN card.

Biaya (Cost)

Wired. Untuk biaya Ethernet cables, hubs dan switch cukup murah. Software untuk sharing connection juga murah bahkan gratis. User harus mempersiapkan broadband routers ( opsional), walaupun harganya mahal, karena kemudahan instalasi dan keamanannya.
Wireless. Wireless jauh lebih mahal dari wired, termasuk harga untuk access point-nya.

Kehandalah (Reability)

Wired. Ethernet cables, hub dan switch, juga broadband router bisa dibilang bisa sangat reliable karena update yang makin matang dari manufakturnya. Secara fisik, koneksi kabel tidak dapat terkena interferensi atau gangguan di bandwith yang ada, seperti yang terjadi di jaringan wireless.
Wireless. Wireless LAN memiliki reliabilitas yang kurang dibanding wired LAN, namun dapat tertutupi jika sudah ada penanganan yang baik.

Performance

Wired. Wired LAN menawarkan performansi yang sangat baik. Ethernet pada awalnya hanya mampu menawarkan bandwidth 10Mbps. Kini teknologi Fast Ethernet telah menawarkan bandwidth sebesar 100 Mbps meskipun sedikit mengeluarkan dana lebih. Performansi hub bisa menurun jika jaringan dipakai terus menerus. Akan tetapi hal ini bisa diatasi dengan mempergunakan switch. Switch memang lebih mahal dibanding hub, tapi performance lebih baik dibanding hub guna mencegah penurunan performansi jaringan.
Wireless. Wireless LAN dengan 802.11b memberikan kecepatan sama seperti Ethernet pada awal hadirnya yakni 10 Mbps. Akan tetapi, wireless LAN dengan 802.11a dan 802.11g memiliki kecepatan 1,5 kali lipat dari Fast Ethernet. Kekurangannya wireless bersifat distance sensitive yakni semakin jauh komputer user dari access point atau communication endpoint lainnya, maka performansinya akan menurun. 802.11a dan 802.11g cocok untuk jaringan rumahan tapi tidak cocok untuk home LAN gaming.

Keamanan (Security)

Wired. Untuk setiap wired LAN yang tersambung ke Internet, firewall merupakan pertimbangan utama keamanan. Wired Ethernet hubs dan switch tidak mendukung firewall, tapi dapat diinstal. Sementara broadband router juga memberikan kemampuan firewall yang mudah dikonfigurasi dengan software software bawaannya.

Wireless. Pada dasarnya wireless kurang memang aman wired LAN karena sinyalnya disiarkan secara bebas dan mudah ditangkap. Namun, dalam prakteknya wireless bisa aman seperti wired LAN, yakni dengan menambah password untuk setting jaringan wireless agar tidak mudah ‘diintip’ oleh tetangga user, atau dengan mempergunakan perlindungan data melalui standar enkripsi seperti Wired Equivalent Privacy (WEP).