TUGAS III (Non Presentation)
1. Sebutkan
dan jelaskan kategori standart EIA/TIA dalam UTP
Terdapat beberapa jenis kategori kabel UTP ini yang
menunjukkan kualitas, jumlah kerapatan lilitan pairnya, semakin tinggi
katagorinya semakin rapat lilitannya dan parameter lainnya seperti berikut ini:
- Kabel UTP Category 1
Digunakan untuk komunikasi telepon (mentransmisikan data kecepatan rendah), sehingga tidak cocock untuk mentransmisikan data. - Kabel UTP Category 2
Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai dengan 4 Mbps (Megabits per second) - Kabel UTP Category 3
Digunakan pada 10BaseT network, mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1Mbps. 10BaseT kependekan dari 10 Mbps, Baseband, Twisted pair. - Kabel UTP Category 4
Sering digunakan pada topologi token ring, mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 16 Mbps - Kabel UTP Category 5
mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 100 Mbps, - Kabel UTP Category 5e
mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps (1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 100 MHz. - Kabel UTP Category 6
Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps (1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 200 MHz. Secara fisik terdapat separator yg terbuat dari plastik yang berfungsi memisahkan keempat pair di dalam kabel tersebut. - Kabel UTP Category 7 gigabit Ethernet (1Gbps),
frekwensi signal 400 MHz
2. Jelaskan
dan sebutkan Jenis-jenis kabel BNC
Jenis-jenis
kabel BNC
Thick
Coaxial
· Maksimum
panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (atau
sekitar
500 meter).
· Setiap
segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan,
termasuk
dalam hal ini repeaters.
· Setiap ujung harus diterminasi dengan
terminator 50-ohm
Thin
Coaxial
· Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185
meter) per
segment.
· Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30
perangkat
jaringan
(devices)
· Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
3. Jelaskan
Perbandingan UTP, STP, Coaxial, dan Fiber Optik
TABEL:
Perbandingan jenis kabel
Karakteristik
|
Thinnet
|
Thicknet
|
Twisted
Pair
|
Fiber
Optic
|
Biaya/harga
|
Lebih mahal
dari twisted
|
Lebih mahal
dari thinnet
|
Paling
murah
|
Paling
mahal
|
Jangkauan
|
185 meter
|
500 meter
|
100 meter
|
2000 meter
|
Transmisi
|
10 Mbps
|
10 Mbps
|
1 Gbps
|
> 1 Gbps
|
Fleksibilitas
|
Cukup
fleksibel
|
Kurang
fleksibel
|
Paling
fleksibel
|
Tidak
fleksibel
|
Kemudahan
instalasi
|
Mudah
|
Mudah
|
Sangat
mudah
|
Sulit
|
Resistensi
terhadap inferensi
|
Baik
|
Baik
|
Rentan
|
Tidak
terpengaruh
|
4. Jelaskan
perbedaan dari Ethernet 802.3 cabling standart, fast Ethernet 802.3u cabling
standart , Gigabit Ethernet 802.3z (optical) dan Ethernet 802.3ab Electrical
cabling standart.
Ethernet 802.3
adalah sebuah kumpulan standart IEEE
yang mendefinisikan lapisan fisikda sub lapisan media acces control dari
lapisan data-link standart Ethernet berkabel.IEEE 802.3 mayoritas merupakan
teknologi Local Area Network(LAN),tapi beberrapa diantaranya adalah teknologi
Wide Area Network(WAN).
Fast Ethernet 802.3u
cabling Standart
Standart Fast Ethernet
100BaseTX,100BaseT4,100baseFX, yang mampu mentransmisikan data dengan
kecepeatan 100 megabite per detik melalui kabel tembaga yang di pilin dan juga
menewarkan fungsi autonegotiation.
Gigabit Ethernet 802.3Z optical
standart Gigabite Ethernet
1000Base-X,yang mamapu mentransmisikan data dengan kecepatan 1000 Megabit
per-detik melalui kaber serat optic.
802.3ab Electrical Cabling
Standart
Standart Gigabit Ethernet 1000BaseT
yang mampu mentransmisikan data dengan kecepatan 1000 Megabit per-detik melalui
kabel tembaga yang dipilin(twisted pair)



5. Apa
perbedaan Wire lan dengan wireless lan
Instalasi
Wired, kabel Ethernet harus ada di
masing-masing komputer menuju komputer lain atau device sentral. Hal ini yang
sering menyebabkan keruwetan karena panjangnya kabel yang dibutuhkan dan perlu
pengaturan ruangan agar kabel tertata rapi. Sementara untuk konfigurasinya,
jaringan wired maupun wireless tidak jauh berbeda.
Wireless, dapat dikonfigurasi melalui 2
cara yakni Ad Hoc yang dapat mengkomunikasikan jaringan peer-to-peer
antar-device atau dengan mode Infrasutructure yang meperbolehkan device
wireless dapat berkomunikasi dengan titik sentral yang kemudian dapat
berkomunikasi dengan wired LAN yang ada di jaringan. Sebagian besar wireless
membutuhkan mode Infrastructure. Keduanya membutuhkan Network adapter bernama
WLAN card.
Biaya (Cost)
Wired. Untuk biaya Ethernet cables,
hubs dan switch cukup murah. Software untuk sharing connection juga murah bahkan
gratis. User harus mempersiapkan broadband routers ( opsional), walaupun
harganya mahal, karena kemudahan instalasi dan keamanannya.
Wireless. Wireless jauh lebih mahal
dari wired, termasuk harga untuk access point-nya.
Kehandalah (Reability)
Wired. Ethernet cables, hub dan switch,
juga broadband router bisa dibilang bisa sangat reliable karena update yang
makin matang dari manufakturnya. Secara fisik, koneksi kabel tidak dapat
terkena interferensi atau gangguan di bandwith yang ada, seperti yang terjadi
di jaringan wireless.
Wireless. Wireless LAN memiliki
reliabilitas yang kurang dibanding wired LAN, namun dapat tertutupi jika sudah
ada penanganan yang baik.
Performance
Wired. Wired LAN menawarkan performansi
yang sangat baik. Ethernet pada awalnya hanya mampu menawarkan bandwidth
10Mbps. Kini teknologi Fast Ethernet telah menawarkan bandwidth sebesar 100
Mbps meskipun sedikit mengeluarkan dana lebih. Performansi hub bisa menurun
jika jaringan dipakai terus menerus. Akan tetapi hal ini bisa diatasi dengan
mempergunakan switch. Switch memang lebih mahal dibanding hub, tapi performance
lebih baik dibanding hub guna mencegah penurunan performansi jaringan.
Wireless. Wireless LAN dengan 802.11b
memberikan kecepatan sama seperti Ethernet pada awal hadirnya yakni 10 Mbps.
Akan tetapi, wireless LAN dengan 802.11a dan 802.11g memiliki kecepatan 1,5
kali lipat dari Fast Ethernet. Kekurangannya wireless bersifat distance
sensitive yakni semakin jauh komputer user dari access point atau communication
endpoint lainnya, maka performansinya akan menurun. 802.11a dan 802.11g cocok
untuk jaringan rumahan tapi tidak cocok untuk home LAN gaming.
Keamanan (Security)
Wired. Untuk setiap wired LAN yang
tersambung ke Internet, firewall merupakan pertimbangan utama keamanan. Wired
Ethernet hubs dan switch tidak mendukung firewall, tapi dapat diinstal.
Sementara broadband router juga memberikan kemampuan firewall yang mudah
dikonfigurasi dengan software software bawaannya.
Wireless. Pada dasarnya wireless kurang
memang aman wired LAN karena sinyalnya disiarkan secara bebas dan mudah
ditangkap. Namun, dalam prakteknya wireless bisa aman seperti wired LAN, yakni
dengan menambah password untuk setting jaringan wireless agar tidak mudah
‘diintip’ oleh tetangga user, atau dengan mempergunakan perlindungan data
melalui standar enkripsi seperti Wired Equivalent Privacy (WEP).
Tuesday, May 21, 2013
Unknown
0 comments :
Post a Comment